Selasa, 17 November 2009

Keindahan Cita Nusantara





Seni tenun merupakan salah satu kekayaan budaya Indonesia yang layak dibanggakan. Hampir setiap wilayah negara kita memiliki seni tenun, yang masing-masing memiliki keindahan dan keunikan tersendiri. Tenun juga memiliki makna, nilai sejarah, teknik (terutama dalam menghasilkan motif dan warna), serta bahan dasar yang berbeda di setiap daerah.
Di tangan Stephanus Hamy, jalinan benang tenun yang mengikat menjadi sebuah kain tenun nusantara yang cantik, tampil dalam desain-desain busana yang indah memikat. Tampak unik sekaligus mewah menawan saat dikenakan. Hal tersebut ditampilkan secara total oleh Hamy pada peragaan busana bertajuk Keindahan Cita Nusantara, memeriahkan Jakarta Fashion Week 2009/2010 yang diselenggarakan atas kerjasama Femina Group, Majalah Pesona, dan BRI Prioritas. Lebih dari 40 karya terbaru Hamy dipamerkan di hadapan para pecinta mode dengan tema karya Ikat Khatulistiwa.
Dalam Ikat Khatulistiwa , Hamy mempersembahkan desain kain tenun klasik yang cantik dalam gaya busana perempuan modern. Kain tenun bukan mesin ini teraplikasi dalam berbagai busana, seperti rok, blazer, crop jacket, gaun panjang, gaun mini, scaft, hingga ikat pinggang. “Kini kain tenun tak hanya sekedar koleksi, tapi dapat menjadi busana cantik yang dapat dikenakan di setiap kesempatan,” tutur Hamy.

0 komentar:

 
Butterfly © 2007 *Feito por Templates para Você*